saat aku pertama melihat sketsa wajahmu,
ada detak - detak ta seirama dalam dadaku
ada bayang - bayang semu
ada mimpi - mimpi yg tak tentu namun indah
aku sadari rasa yang kian dalam, rasa yg tak biasa
tumbuh setinggi angan - anganku tentang cintamu
sesaat itu pula sayapku patah
tak pernah kusangka
aku terjatuh kembali kedalam sepi yang tak berujung
tapi entah kenapa rasa itu semakin melambung tinggi..
semakin tak memperdulikan luka yang begitu teraba
semakin tak sadarkan jiwa akan kepalsuan
dan entah kenapa sampai detik ini pun aku tak pernah bisa hapus sketsa wajahmu
sketsa wajahmu yg pertama kali kulihat saat tersenyum..
entah kenapa aku kembali seperti ini
itu karena aku mencintaimu
karena AKU MENCINTAIMU
* dia *
ada detak - detak ta seirama dalam dadaku
ada bayang - bayang semu
ada mimpi - mimpi yg tak tentu namun indah
aku sadari rasa yang kian dalam, rasa yg tak biasa
tumbuh setinggi angan - anganku tentang cintamu
sesaat itu pula sayapku patah
tak pernah kusangka
aku terjatuh kembali kedalam sepi yang tak berujung
tapi entah kenapa rasa itu semakin melambung tinggi..
semakin tak memperdulikan luka yang begitu teraba
semakin tak sadarkan jiwa akan kepalsuan
dan entah kenapa sampai detik ini pun aku tak pernah bisa hapus sketsa wajahmu
sketsa wajahmu yg pertama kali kulihat saat tersenyum..
entah kenapa aku kembali seperti ini
itu karena aku mencintaimu
karena AKU MENCINTAIMU
* dia *


Tidak ada komentar:
Posting Komentar